Keindahan murni dari garis-garis minimalis abad pertengahan berpadu secara harmonis dengan kekuatan struktural dalam Ananta Dining Chair. Menampilkan siluet low-profile yang ramping dan anggun, kursi makan tanpa lengan (side chair) ini dirancang dengan filosofi desain yang mengutamakan keringanan visual dan keseimbangan bentuk. Setiap lekuk pada bingkai kayu jatinya mengalir secara seamless, menciptakan harmoni estetika Scandinavian-modern yang bersahaja namun memancarkan aura kemewahan yang matang (quiet luxury).
Dibuat sepenuhnya menggunakan material Kayu Jati Grade A pilihan hasil ketukangan presisi di Jepara, Ananta menonjolkan keaslian guratan kayu yang organic melalui sentuhan akhir warna walnut hangat berpendar satin (warm walnut finish). Lengkungan sandaran punggungnya dirancang secara ergonomis untuk memberikan pelukan suportif yang pas pada tubuh, menjadikan momen bersantap Anda terasa lebih intim, hangat, dan rileks. Tanpa elemen hiasan berlebih, kesederhanaan struktural Ananta justru menjadi kekuatan utama yang memikat mata, mendefinisikan kembali kemewahan esensial di ruang makan kontemporer Anda.
SPESIFIKASI TEKNIS & DETAIL
| Fitur | Spesifikasi Detail |
| Material Utama | Kayu Jati (Teak Wood) Grade A pilihan ekspor – kering oven penuh (kadar air 12-14%) untuk menjamin kestabilan struktural tinggi dan mencegah risiko retak rambut. |
| Dimensi | • Lebar (W): 490 mm
• Kedalaman (D): 470 mm • Tinggi Total (H): 800 mm • Tinggi Dudukan (Seat Height): 450 mm • Tinggi Sandaran Punggung (Backrest Height): 350 mm • Jarak Antar Kaki Samping: 450 mm • Lebar Sandaran Atas: 420 mm |
| Dudukan & Sandaran | Konstruksi Full Solid Wood – Tanpa menggunakan bantalan busa eksternal. Dudukan kayu dipahat secara ergonomis (sculpted/saddled wooden seat) setebal 30 mm untuk mengikuti kontur anatomis pinggul manusia saat duduk. |
| Finishing | Natural Teak Warm Walnut Satin Finish – Pelapis jenis akrilik berkinerja tinggi yang memberikan rona cokelat walnut hangat alami pada serat kayu jati, sekaligus memberikan perlindungan maksimal dari noda cairan, air, dan gesekan fisik. |
| Teknologi Konstruksi | • Sistem sambungan purus lubang pasak (Mortise & Tenon Joint) tradisional Jepara yang diperkuat lem kayu ekspor standar D4 berkekuatan tinggi.
• Sandaran atas horizontal dibentuk melengkung radial kontinu menggunakan mesin CNC presisi sebelum dihaluskan secara manual (hand-sanded) untuk memberikan kehalusan tanpa cela pada sambungan siku kaki belakang. • Kaki depan dibuat miring runcing (tapered) ke bawah dengan sudut kemiringan presisi guna mendistribusikan beban secara merata dan menciptakan postur visual yang seimbang dan ringan. |




































Ulasan
Clear filtersBelum ada ulasan.